Monday, October 5, 2015
Motivasi: Self-Limiting Belief - Gajah
8:47:00 PM
Self-limiting belief
Bagaimana caranya gajah-gajah
liar dan bertenaga besar bisa diatur manusia? Bagaimana cara mengendalikan
gajah-gajah tersebut? Caranya, para pelatih gajah memasukkan “program” ke dalam
pikiran gajah ketiga gajah itu masih sangat muda. “program” dimaksud adalah
menciptakan rasa berbelenggu dibenak para gajah (self-imposed limits).
Bagaimana cara kerjanya? Ketika para gajah tersebut masih sangat muda, dengan
berat sekitar 150 kg, mereka diikat dengan beberapa utas rantai yang sangat
besar, berat dan kuat. Kemudian, rantai tersebut diikat pada sebuah tonggak
besar yang tidak dapat digerakkan. Setiap hari gajah tersebut berusaha
melepaskan diri dari belenggu dan keerbatasan ini, dari rantai tersebut.
Bahkan sesekali mereka mencoba
memutuskan rantai ini dengan cara menggigitnya. Namun apa daya, rantai tersebut
sangat besar dan kuat, mereka tetap terbelenggu. Pada suatu ketika mereka
merasa lelah dan akhirnya menyerah pasrah pada keadaan, meraka putus asa
mencoba melepaskan diri dari belenggu tersebut. Sekarang, para gajah tersebut
merasa yakin bahwa mereka tidak memiliki kesempatan sekali lagi untuk terbebas
dari belenggu.
Dengan keyakinan ini para
pengendali gajah mulai mengganti rantai pengikat dengan rantai yang lebih
kecil, ternyata gajah tertap tidak mau dan tidak mampu mengubah keadaan serta
melepaskan diri. Dan rantai-rantaipun diganti dengan yang lebih kecil, begitu
seterusnya. Bahkan ketika gajah tersebut tumbuh besar dengan berat 3000 kg,
meraka tetap tidak melawan dan melepaskan diri, karena mereka yakin bahwa
mereka tidak mempunyai kesempatan sama sekali untuk melepaskan diri.
Sama seperti gajah, kita juga
sebenarnya sudah di “program” dengan membentuk batasan-batasan kita sendiri.
Kita membuat penjara yang mengerangkeng sebagian besar potensi kita. Semua itu
juga tidak nyata, hanya bersemayam didalam pikiran kita, yang membelenggu dan
membatasi pikiran kita sehingga kita tidak bisa…
-
Mencapai hasil yang maksimal dalam hidup kita
-
Mencapai target yang lebih tinggi lagi
-
Mencapai kesuksesan yang jauh lebih besar
-
Mendapatkan penghasilan yang lebih besar dari
yang kita capai saat ini
-
Mencapai jenjang karier yang lebih tinggi
seperti yang selalu kita impikan,
-
Mencapai mimpi-mimpi dan cita-cita kita
Kita memiliki belenggu yang
mungkin mengikat kita sedari kecil atau mungkin dari pengalaman-pengalaman kita
terdahulu. Sudah saatnya kita memerhatikan dengan seksama, apakah belenggu itu
masih aktif atau tidak. Patahkan belenggu itu untuk mencapai kesuksesan yang
lebih besar lagi.
Sunday, October 4, 2015
Motivasi - The Grumpy Old Man
5:49:00 PM
Kisah seorang kakek yang
berjanggut panjang dan hidup di sebuah desa. Kakek ini memiliki dua orang cucu
yang tinggal bersamanya di gubuk kecil. Pada suatu ketika sang kakek tertidur
pulas diranjang didalam kamarnya. Pada saat itulah kedua cucunya melakukan hal yang
cukup kurang ajar, mereka mengoleskan potongan kotoran ayam yang bau ke janggut
sang kakek.
Pada sore harinya sang kakek terbangun dan mencium bau terasi yang
tak sedap disekelilingnya. Sambil bersungut marah, ia berteriak waduh kamar ini
sangat bau. Ia kemudian mencoba untuk menemukan sumbernya, kemudian ia beralih
keruangan lainnya.
Bau kotoran ayam terus dirasakan oleh kakek walaupun ia
tidak menemukan sumbernya diruang-ruang luar kamarnya. Akhirnya keluarlah ia
dari rumah dan bau kotoran ayam tersebut tetap terasa, dan semakin terasa.
Diluar rumah, sang kakek akhirnya berteriak “ dunia ini bau kotoran ayam”
Hakikatnya, “kotoran ayam” itu
ada pada diri kita sendiri bukan pada lingkungan kita. Jika anda merasa
lingkungan memberikan respons negative terhadap diri anda, hal pertama yang
harus anda lakukan adalah koreksi diri . jangan-jangan sumber kesalahan
sebenarnya terletak pada diri anda sendiri.
Motivasi - Apa yang menjadi Fokus kita?
5:45:00 PM
What is your focus?
Kisah seorang ibu dan anaknya
yang baru berusia 7 tahun yang kegemarannya menyantap ikan bandenga goring.
Seperti anda tahu, ikan bandeng adalah ikan lezat yang memiliki banyak sekali
duri-duri halus, hal ini sangat berbahaya bagi anak kecil. Setelah sang ibu
memisahkan daging dari tulang-tulang ikan, barulah ia memberikannya kepada sang
anak.
Pada suatu ketika, sang ibu tidak memisahkan daging dari tulang ikan, ia
langsung memberikan kepada sang anak, dengan tujuan agar sang anak tersebut mau
belajar. Setelah sekian lamanya anak kecil ini berusaha memisahkan
tulang-tulang dari daging ikan, ia akhirnya putus asa juga. "Tidak bisa bu, aku
nggak bisa makan, kebanyakan tulangnya", ujar sang anak. Sang ibu dengan tenang
berkata, "nak kamu coba lihat, banyak mana daging atau tulangnya?" "Tentu banyak
dagingnya, bu", timpal anaknya. Nah kamu tahu mengapa kamu tidak bisa? Itu
karena kamu terlalu berfokus pada tulangnya dan tidak berfokus pada dagingnya.
Attitude kita sangat menentukan
bagaimana cara pandang kita terhadap suatu persoalan. Bagi orang positif,
masalah dapat menjadi titian tangga menuju keberhasilan, mereka selalu
menjadikan setiap masalah sebagai pelajaran berharga yang mendekatkan mereka
dengan kesuksesan. Sementara bagi orang negative, suatu masalah bisa menjadi
tembok penghalang dan batu sandungan. Orang negative melihat masalah sebagai
bagian dari kejamnya dunia yang menyebabkan mereka takut untuk mencoba.
Pandangan/ focus mereka terhadap
suatu persoalan menentukan apakah mereka berhasil atau tidak, contohnya jika
ada gelas deyang terisi air setengahnya, orang positif akan berkata “ gelas itu
terisi setengah penuh, sementara orang negative akan berkata gelas itu setengah
kosong” artinya orang positif berfokus pada solusi sementara negative berfokus
pada masalah.
Attitude adalah bagaimana anda bereaksi terhadap
segala kejadian dalam hidup, sewaktu orang melihat segala sesuatu dari sisi
positif dan konstruktif, maka kita akan melihat hal-hal baik dari setiap
situasi yang anda hadapi. Emosi anda akan terbawa menjadi positif, cara
berpikir anda juga akan terbiasa positif, bahkan yang paling penting adalah
anda akan bertindak secara positif.
Motivasi - God Is Not Fair?
5:41:00 PM
Suatu perlombaan lari 400 meter
diadakan untuk menguji siapa manusia yang paling cepat didunia. Lomba tersebut
merupakan perlombaan yang paling diminati oleh seluruh penonton sehingga semua
orang menunggu dengan antusias. Lomba ini diikuti oleh tiga orang atlet hebat
di nomor lari 400 meter. Semua peserta lomba mulai dari garis start yang sama,
menempuh jarak yang sama, dan memiliki tujuan yang sama, yaitu menjadi orang
yang paling cepat mencapai garis finish.
Setelah bersiap, tanda perlombaanpun
dimulai. Sang wasit menembakkan pistor ke udara , 3…2…1, tar!!! Semua peserta
secepat kilat berlari menuju garis akhir, dan berusaha saling mendahului satu
sama lain. Sorak sorai penonton yang begitu bergemuruh menambah seru jalannya
perlombaan. Tiba-tiba, terjadilah hal diluar dugaan. Pada tikungan kedua
dilintasan, dua orang atlet saling bersinggungan satu sama lain, dan arena
gesekan tersebut keduanya menjadi sedikit terganggu kecepatannya dan terhambat
sebentar.
Penonton begitu bersemangat
menyaksikan jalannya perlombaan sehingga tidak memperhatikan insiden kecil
tersebut. Salah satu atlet yang bersinggungan merasa terganggu dengan kejadian
itu dan menyatakan protesnya, "kenapa menyenggol saya? Kamu curang…!!" Oleh
karena tidak mendapat respons akhirnya ia berteriak kepada panitia dan penonton
dan meminta perlombaan dimulai ulang!
Penonton tidak memperdulikan
kejadian kecil itu dan penonton juga tidak peduli dengan dua atlet lainnya
mereka hanya peduli pada siapa atlet yang paling dulu menyentuh garis finish.
Hal yang pasti adalah atlet yang kalah sudah jelas, yaitu atlet yang tidak mau
meneruskan perlombaan dan terus marah-marah tadi.
Cerita tentang tiga atlet tadi
menunjukkan pada kita bahwa terkadang kita merasa dunia tidak adil, dan benar
bahwa dunia tidak berjalan sesuai keinginan kita melainkan sesuai dengan
kehidupan itu sendiri. Namun yang berita yang paling menggembirakan dan
terpenting adalah respons apa yang kita berikan terhadap kenyataan hidup ini,
itulah arti kehidupan sebenarnya.
Dunia ini kejam dan tidak
memperhatikan keinginan kita, dunia ini seperti perlombaan yang ingin segera
menentukan siapa yang menang dan siapa yang kalah. Jika kita selalu memiliki
attitude sebagai orang yang tidak siap bersaing dan sulit bangkit dari
kegagalan maka kita akan menjadi orang yang terbuang/ terkalahkan.
Tetapi jika kita tidak mudah menyerah,
memiliki attitude yang siap bersaing dan mau bangkit dari kegagalan serta tidak
menyalahkan keadaan dan orang lain maka kita akan keluar sebagai pemenang.
Respons terhadap hal hal tersebut tentunya bergantung dari bagaimana cara
berpikir kita. Focus terhadap solusi dan tidak menyalahkan Tuhan itulah kunci
attitude.
Motivasi - Antusias meraih mimpi
5:35:00 PM
Seorang ibu memiliki dua orang
anak kembar berumur sekitar 10 tahun. Faktanya, kedua anak ini memiliki
attitude yang sangat bertolak belakang. Anak yang satu berjiwa pemalas dan
lemah semangat, sedangkan yang satunya lagi selalu penuh semangat dan antusias. Untuk menguji perilaku kedua anaknya, sang ibu memasukkan mereka masing-masing
kedalam dua kamar berbeda.
Mereka didiamkan beberapa saat dan dikunci dari luar
kamar. Untuk anak pertama, sang ibu memasukkan bermacam-macam mainan ke dalam
kamarnya, mulai dari mainan elektronik, puzzle, boneka, dan lain sebagainya.
Untuk anak yang kedua, kamarnya dikosongkan. Bahkan ditengah-tengah kamarnya
diletakkan kotoran kuda. Kemudian kamarpun dikunci. Setelah beberapa saat,
kamar anak yang pertama dibuka. Sang ibu terkejut, karena anaknya sedang
menangis dipojok kamar. “ada apa nak? Bukankah ibu sudah berikan banyak mainan
untukmu?" Tanya sang ibu. Si anaknya menjawab, “iya bu, mainan banyak, tapi aku
tak ada teman bermain disini…”
Kemudian sang ibu membuka kamar
anak yang satunya lagi. Betapa terkejutnya ibu tersebut, karena ditengah-tengah
kamar sudah ada lubang besar, dan anaknya sedang menggali terus lubang
tersebut. “ apa yang sedang kamu lakukan, nak? Kenapa kamu menggali lubang
disitu? Tanya ibunya. Sang anak kemudian dengan terengah-engah menjawab “bu..
kalau diatas tadi ada kotoran kuda, pasti dibawah sini ada kudanya!!!
Dua ilustrasi cerita tersebut
menggambarkan betapa besar pengaruh antusiasme dalam kehidupan seseorang.
Menurut kamus Webster “antusiasme adalah perasaan senang luar biasa untuk
mencapai sesuatu. Ketika kita memiliki sesuatu sebagai tujujan untuk di gapai,
kita akan bersedia untuk mengeluarkan segenap potensi diri untuk mencapainya.
Antusiasme merupakan satu-satunya
hal yang membuat noah Webster menghabiskan 36 thaun masa hidupnya untuk
menyusun sebuah kamus terlengkap standar dunia. Antusiasme ini juga yang
membuat Thomas alfa Edison tabah dan sabar melalui ribuan kegagalan untuk
menemukan bola lampu.
Antusiasme akan menyebabkan seseorang
begitu mencintai pekerjaannya, bahkan ia akan berusaha untuk menghasilkan yang
terbaik dalam setiap pekerjaannya. Mereka tidak pernah dikontrol oleh
lingkungannya, antusiasme membuat kita lebih menarik dan kita menjadi berbeda.
Jika kita memiliki antusiasme
seperti anak kedua tadi, kita akan dibawa kepada suatu kesuksesan, oleh karena
itu semoga kita semua mencapai target/ goal hidup kita melalui antusiasme.
Thursday, October 1, 2015
Motivasi - Pesan dari Air (Message from water)
9:15:00 PM
Sudah lama saya membaca ulasan dari Dr. Masaru Emoto tentang pesan dari air/ message from water. Seperti yang kita ketahui bahwa air adalah benda hidup, dia memiliki molekul yang berubah-ubah sesuai dengan lingkungan dan suasana pada saat itu.
Disamping ini adalah contoh air yang diambil dari sumber mata air di jepang kemudian dibekukan dan pada saat proses pencairannya akan di lihat di mikroskop dan diambil photo kristalnya dengan camera.
Dokter tersebut bersama temannya kemudian mulai melakukan pencarian air di beberapa negara seperti di London, France, Amerika, Canada, Argentina, Brazil untuk meneliti kandungan kristal tersebut dan diambil photonya, hasil yang didapat oleh mereka bahwa air dari negara tersebut juga memiliki jenis kristal yang berbeda-beda dikarenakan sumbernya berbeda. Gambar dibawah ini adalah jenis-jenis kristal yang diteliti dan diphoto oleh mereka:
Dibawah ini gambar air yang diambil dari negara Argentina & Brazil
Dibawah ini gambar air yang diambil dari negara USA dan Canadadibawah ini gambar air yang diberikan suara musik klasik
dibawah ini gambar air yang diberikan suara musik rock/ heavy metal
Hal serupa juga terjadi sewaktu air diberikan perkataan, doa atau tulisan positif membuat kristalnya menjadi indah, sementara tulisan negatif membuat kristalnya memiliki bentuk mengerikan.
dibawah ini gambar air diberikan tulisan "Terima kasih" dalam bahasa jepang
Dibawah ini gambar air diberikan tulisan "kamu bodoh" dalam bahasa jepang
Inilah yang menjadi alasan mengapa kita tidak boleh mengeluh, tidak boleh menyakiti hati orang lain, serta tidak boleh melakukan hal-hal negatif yang berakibat buruk bagi kehidupan kita maupun orang lain.
Ingat bahwa manusia memiliki kandungan cairan sebanyak 75 persen dalam tubuhnya, sewaktu kita mengeluarkan kata-kata negatif maka cairan yang ada ditubuh kita akan bereaksi sesuai dengan apa yang kita katakan atau kita ucapkan.
Jangan lagi mengatakan kepada anak-anak kita ucapan negatif melainkan berikan kata-kata yang positif, kata-kata doa, kata-kata yang mengandung pengharapan sehingga kita serta anak kita menjadi kristal yang indah :D
Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua dan memberikan kita wawasan bagaimana menjaga hati, pikiran serta perkataan kita sesuai kehendak Tuhan. amin :D
Subscribe to:
Posts (Atom)












